MPD Bener Meriah Monitoring Penerapan Protokol Kesehatan di Sekolah

15-07-2020 10:50:28


Redelong- Memasuki tahun ajaran baru Sekolah di tengah kebijakan Pemerintah untuk adaptasi kebiasaan baru, Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Bener Meriah, Aceh, selama sepekan akan melakukan monitoring ke sekolah-sekolah untuk memastikan terlaksananya  protokol kesehatan. 

Ketua MPD Drs. Tsurayya mengatakan, kunjungan ini dilakukan sebagai agenda dan memastikan seluruh sekolah maupun madrasah telah melaksanakan protokol kesehatan. 

"Hari ini alhamdulillah dapat kami kunjungi tiga sekolah, MAN 3, MTsN 3 Bener Meriah dan SMP 6  Timang Gajah. Hasil pantauan kami, semua sekolah tersebut telah menjalankan protokol kesehatan, seperti tersedianya alat pencuci tangan di setiap depan kelas. Semua guru dan siswa memakai masker serta menjaga jarak 1 meter dalam kelas," jelas Tsurayya, Selasa, (14/07/20). 

Dalam kesempatan itu Ketua Komisi A MPD Bener Meriah,  Kadarman, S. pd. didampingi Anggota Komisi A, Zainuddin, S. Kom, yang ikut dalam rombongan monitoring mengharapkan kepada semua Kepala, Guru dan Siswa agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari segala penyakit. 

Kepala MAN 3 Bener Meriah Sahmanar, MA 
sangat mengapresiasi kunjungan MPD tersebut. Suprapto Kepala MTsN 3  Bener Meriah sangat berterima kasih atas kunjungan MPD Bener Meriah karena dapat memberikan arahan langsung kepada siswa tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

"Untuk itu kami akan terus berharap kunjungan dari MPD, karena selain memberi penjelasan tentang pelaksanaan pembelajaran juga dapat menyampaikan informasi penting tentang perkembangan pendidikan," jelas Suprapto 

Sementara Nurdin, S. Pd. I Kepala SMP 6 Timang Gajah angkat salut kepada MPD Bener Meriah yang bersedia meluangkan waktu mengunjungi sekolah kami, memberi masukan dan informasi penting berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan di masa kebiasaan baru. "Arahan dan informasi tersebut sangat berguna serta bermanfaat bagi kami insan pendidik," ungkapnya. (dn/fa/diskominfo-bm).